Tampilkan postingan dengan label Seputar Virus Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Virus Komputer. Tampilkan semua postingan

Info Malware Top Indonesia Mei - Juni 2009 - Vaksin.com

Vaksin.com

Yup.. nih ada info mengenai Malware Top Indonesia Mei - Juni 2009 tentunya dari Vaksin.com situs yang berisi info mengenai Malware lokal maupun manca dari mulai pembahasan, penanggulangan dan pencegahan ada disana. Nah.. Berhubung di Facebook ada Group Vaksin.com truzz MeNDHo ikut gabung aja, jadi setiap ada info terbaru dari Vaksin.com langsung dikirimin infonya lewat Pesan / Message Facebook. Lumayan kan jadi gak ketinggalan info terbaru. Hihi..

Otre.. berikut ini adalah statistik Malware Top Indonesia Mei - Juni 2009.

Statistik Malware Top Indonesia Mei - Juni 2009

Dari statistik diatas dapat dilihat bahwa virus conficker memiliki statistik yang sangat tinggi dibandingkan virus-virus lainnya. Karena sampai bulan Juni 2009 virus ini menguasai 66.88 % insiden virus Indonesia dengan jumlah insiden sebanyak 14,805. Virus yang sangat memusingkan pengguna internet di seluruh dunia ini membuat administrator jaringan kewalahan karena kemampuannya menginfeksi hampir seluruh OS Windows yang memiliki kelemahan pada RPC Dcom vulnerability dan belum di patch.

Untuk Top 20 virus Indonesia bulan Mei - Juni 2009, detailnya dapat dilihat pada table dibawah ini.



Tabel Top 20 Virus Indonesia 2009


Tabel diatas menunjukkan bahwa virus Win32/Conficker bercokol dan menduduki peringkat singga sana Top 20 Virus Indonesia di bulan Mei - Juni 2009 dengan 66.88 % insiden kemudian diikuti oleh virus lainnya.

Otre.. segitunya aja sedikit info mengenai Malware Top Indonesia Mei - Juni 2009. Untuk selengkapnya silahkan kunjungi Vaksin.com.


Baca Lanjutannya »»

Tips Ringan Mendeteksi Virus Via Flashdisk

Flashdisk - Image by Mendho - http://m3ndho.blogspot.com

Yup.. berhubung dah lama gak ngisi postingan, karena minggu-minggu kemaren disibukkan manggung and perform dengan 2 band, maklum tukang nge'band di 2 band yang berbeda, jadinya blognya sampe gak ke'urus.. haha..

Nah.. kali ini Si Mbek akan ngasih tips ringan dulu aja, yaitu seputar deteksi virus via flashdisk. Mungkin tips ini dah jadul alias dah agak lama dan mungkin dah basi.. hehe.. Tapi tips ini memang manjur untuk deteksi virus, apalagi untuk deteksi virus-virus lokal, dijamin manjur deh..

Tau kan kalo flashdisk tuh adalah salah satu media penyebaran yang dilakukan oleh virus agar virus tersebut dapat menyebar dari satu komputer ke komputer lainnya. ..’kok kamu tau Mbek’.. hehe.. kan dulu juga pernah buat, jadi tau donk kalo salah satu media yang paling banyak digunakan oleh para VM (Virus Maker) tuh banyak yang memakai media pertukaran data aka flashdisk dan membuat file autorun.inf atau desktop.ini dan folder.htt sebagai pemicu agar virus langsung dapat aktif.

Otre.. gini tipsnya.. Misalkan komputer atau laptop yang masih sehat atau belum terinfeksi oleh virus, jika flashdisk ditancapkan ke komputer pasti gambar iconnya masih standar atau jika kita membuat sendiri iconnya pasti kita tau donk gambarnya. Contohnya seperti gambar berikut ini.

Gambar icon flashdisk buatan sendiri - Image by Mendho - http://m3ndho.blogspot.com

Nah.. gambar diatas adalah gambar icon drive / flashdisk yang masih normal dan menandakan bahwa komputer masih sehat atau belum terinfeksi oleh virus.

Trus.. kalo komputer yang sudah terinfeksi oleh virus dan virus tersebut menggunakan media penyebarannya melalui flashdisk sekaligus membuat file autorun.inf, sudah pasti gambar icon drive / flashdisk akan berubah. Misalnya jika terinfeksi virus yang menggunakan gambar icon Folder maka gambar icon drive / flashdisk yang semula normal maka akan berubah seperti ini.


Gambar icon flashdisk yang sudah terinfeksi virus - Image by Mendho - http://m3ndho.blogspot.com
Nah.. jika komputer sudah terinfeksi oleh virus dan virus tersebut menyebar melalui flashdisk dan membuat file autorun.inf, maka gambar iconnya akan seperti gambar diatas. Salah satu contohnya adalah virus Win32/Conficker. Jika sudah terinfeksi virus ini, maka setiap kali flashdisk ditancapkan ke komputer akan berubah iconnya seperti gambar icon folder diatas.

Ada cara lain lagi untuk mendeteksi virus via flashdisk selain dengan melihat perubahan yang terjadi pada gambar icon drive / flashdisk, yaitu dengan melihat lampu kecil yang terdapat pada flashdisk. Jika pertama kali ditancapkan dan setiap kali kita mengakses flashdisk (klik file/folder, copy file, delete file, dll..), maka lampu kecil tersebut akan kelap kelip seperti bintang dilangit,, haha.. Ya.. pokoknya seperti itu..

Nah.. jika flashdisk tersebut sedang tidak kita akses tapi lampu kecil tersebut kelap kelip, kemungkinan flashdisk tersebut sedang diakses oleh virus. Maksudnya begini, jika kita mengkopi file ke flashdisk maka lampu kecil tersebut kan akan kelap kelip, nah begitu juga dengan virus, jika virus tersebut mengkopikan file duplikatnya ke flashdisk maka yang terjadi adalah lampu kecil tersebut akan kelap kelip sendiri. Kalo tidak percaya silahkan coba saja,, hehe.. Apalagi jika virus yang mengkopikan dirinya ke flashdisk secara berulang-ulang, sudah pasti lampu kecil tersebut akan kelap kelip terus menerus dan menandakan bahwa virus tersebut sudah masuk ke flashdisk.

Ada lagi nih.. Jika lampu kecil tersebut kelap kelip terus menerus, coba flashdisk tersebut di Eject / Safety Remove Hardware, jika muncul pesan seperti di bawah ini berarti menandakan bahwa flashdisk tersebut sedang diakses.

Pesan Problem Ejecting USB - Image by Mendho - http://m3ndho.blogspot.com
Contohnya begini, coba putar file mp3 yang ada di flashdisk kemudian flashdisk tersebut di Eject / Safety Remove Hardware, pasti akan muncul pesan seperti gambar diatas.

Nah.. kalo hubungannya dengan virus begini, jika kita tidak mengakses flashdisk sama sekali tetapi lampu kecil flashdisk kelap kelip atau jika di Eject / Safety Remove Hardware muncul pesan seperti diatas, kemungkinan flashdisk sedang diakses oleh virus. Coba langsung copot aja flashdisknya kemudian ditancapkan lagi trus tunggu beberapa detik ± sekitar 30 detiklah. Trus di Eject / Safety Remove Hardware, jika masih tetap muncul seperti pesan diatas berarti kemungkinan besar komputer sudah terinfeksi oleh virus. Nah.. coba scan dengan tools maupun antivirus.

Otre.. gitu aja tips ringan mendeteksi virus via flashdisk, dan itu salah satu cara MeNDHo kalo disuruh ngecek komputer apakah ada virusnya atau nggak selain menggunakan tools Norman Malware Cleaner. Dan jangan lupa, jika memakai antivirus jangan lupa di update terus antivirusnya biar bisa mendeteksi virus-virus keluaran terbaru. Semoga tips ringan ini dapat bermanfaat..


Baca Lanjutannya »»

Seputar Virus Conficker / Downup / Downad / Downadup / Kido

http://m3ndho.blogspot.com/Mmm.. Win32/Conficker.. Yup.. Siapa yang gak kenal dengan virus ini.. Virus Conficker ini "merupakan virus jawara yang paling banyak menyebar di dunia, termasuk Indonesia. Virus yang mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom MS 08-067 secara de facto telah membuat pusing semua pengguna komputer, khususnya administrator jaringan karena kemampuannya menyebar di jaringan dengan sangat efektif dan untuk membasmi virus ini sangat sulit. Untuk mengenyahkan Conficker dari komputer yang terinfeksi sangat sulit karena ia menempel pada proses Windows svchost yang jika di stop akan menyebabkan komputer restart." (vaksin.com)

http://m3ndho.blogspot.com/Common name: Conficker
Aliases:
• Win32/Conficker.A (CA)
• W32.Downadup (Symantec)
• W32/Downadup.A (F-Secure)
• Conficker.A (Panda)
• Net-Worm.Win32.Kido.bt (Kaspersky)
• W32/Conficker.worm (McAfee)
• Win32.Worm.Downadup.Gen (BitDefender)
• Win32:Confi (avast!)
• WORM_DOWNAD (Trend Micro)
• Worm.Downadup (ClamAV)
Classification: Unknown
Type: Computer worm
Subtype: Computer virus

"Conficker (juga disebut Downup, Downadup dan Kido) adalah worm yang muncul pada Oktober 2008. Conficker menyerang Windows dan paling banyak ditemui dalam Windows XP. Microsoft merilis patch untuk menghentikan worm ini pada tanggal 15 Oktober 2008. Heinz Heise memperkirakan Conficker telah menginfeksi 2.5 juta PC pada 15 Januari 2009, sementara The Guardian memperkirakan 3.5 juta PC terinfeksi. Pada 16 Januari 2009, worm ini telah menginfeksi hampir 9 juta PC, menjadikannya salah satu infeksi yang paling cepat menyebar dalam waktu singkat." (Wikipedia)

Huh..komputer saya juga pernah dua kali terinfeksi oleh virus ini.. Awalnya pas lagi asik2'nya browsing nggak tau kenapa muncul pesan "Generic Host Process (GHP) Error". Saya kira pesan error tersebut berasal dari aplikasi windows (svchost.exe).. Nggak taunya itu merupakan ciri-ciri terinfeksi dari virus Conficker.. Selain itu, ciri-ciri lainnya adalah ketika melakukan browsing-2 di internet berjalan lambat.. Hmm..curiga dengan hal tersebut, lalu saya melakukan scanning dengan Norman Malware Cleaner.. Dan ternyata terdeteksi virus dengan nama W32/Conficker.. Hah..ternyata komputer'nya sudah terinfeksi oleh si Conficker ini.. Daripada ambil pusing langsung aja saya repair windows'nya.. Selang beberapa hari kemudian, muncul lagi pesan "Generic Host Process (GHP) Error".. Wuah..ternyata kena lagi dah.. Aduuhh...

Kemudian saya cari aja artikel-2 yang membahas si Conficker ini.. Biasanya saya mampirnya ke Vaksin.com dulu.. He.he.. Dan akhirnya dapet juga.. Hmmm..setelah saya baca-2, si virus Conficker ini ternyata hebat juga.. mengeksploitasi celah keamanan RPC Dcom MS 08-067..Wuah apaan tuh.. Setelah baca-2 sampe tuntas.. Ketemu juga deh cara pencegahannya agar tidak terinfeksi ulang, yaitu dengan melakukan patch terhadap celah keamanan RPC Dcom 3 dengan mendownload patch'nya langsung dari Microsoft..

Yup..jika komputer Anda terinfeksi oleh virus Conficker.. Nih..

Baca pembahasan dan cara pencegahannya..
Conficker_1
Conficker_2
Conficker_3
Help Protect Windows from Conficker

Untuk download patch'nya..
Microsoft Technet

Tools-tools buat nanganin Conficker / Downup / Downad / Downadup / Kido..
Norman Malware Cleaner (Norman)
PCMAV Express (PCMAV)
Microsoft Windows Malicious Software Removal Tool (MSRT)
FixDwndp (Symantec)
F-Downadup (F-Secure)
KKiller (Kaspersky)
Stinger Coficker (McAfee)
BdTools (BitDefender)
SysClean-WORM_DOWNAD (Trend Micro)
EConfickerRemover (ESET)
Sophos Conficker Clean-up Tools (Sophos)

Oke..Semoga dapat membantu..!!


Baca Lanjutannya »»

Kriteria Virus Komputer

Suatu program dapat dikatakan sebagai virus, apabila program tersebut mempunyai kriteria atau kemampuan sebagai berikut:

Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu direktori. Untuk apa? Agar dia dapat memperoleh daftar file yang bisa dia tulari. Misalnya, virus makro yang akan menginfeksi semua file data MS Word, akan mencari daftar file berekstensi *.doc. Disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/data semua file, lalu memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari. Biasanya data ini tercipta saat file yang tertular/terinfeksi virus atau file program virus itu sendiri dibuka oleh user. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya (biasanya) di RAM, sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang. Tetapi data-data ini akan tercipta kembali setiap kali virus itu diaktifkan. Biasanya data-data ini disimpan juga sebagai hidden file oleh virus tersebut.

Kemampuan untuk memeriksa suatu program atau file
Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari program berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik di setiap file yang telah terinfeksi.

Kemampuan untuk menggandakan diri
Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya penularan dengan cara menuliskan byte pengenal pada file tersebut, dan seterusnya mengkopikan/menulis kode objek virus diatas file sasaran. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/menggandakan dirinya, diantaranya:
  • File yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file berisi program virus itu sendiri menggunakan nama file yang asli.
  • Program virus yang sudah dieksekusi/load ke memori akan langsung menulari file file lain dengan cara menumpangi seluruh file yang ada.
Kemampuan untuk melakukan manipulasi
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang tidak berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi file atau mempopulerkan nama pembuatnya! Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi, sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi, diantaranya:
  • Membuat gambar atau pesan pada layar monitor.
  • Mengganti atau mengubah label dari tiap file, direktori, atau label dari drive pada PC.
  • Memanipulasi file yang ditulari.
  • Merusak file.
  • Mengacaukan kerja printer, mouse, keyboard, dsb.
Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Segala sesuatu aktivitas yang dilakukan oleh virus harus berlangsung tanpa disadari oleh pemakai komputer. Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana. Beberapa langkah yang biasanya dilakukan, diantaranya:
  • Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.
  • Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya.
  • Virus tidak mengubah keterangan atau informasi waktu suatu file, dll.


Baca Lanjutannya »»

Virus Tuh Apa Ya..!!

Ngomong-2 soal virus, yang pasti bukan virus yang terdapat pada tubuh manusia melainkan virus yang terdapat pada komputer. Banyak mitos di balik virus komputer dan banyak sekali definisi yang menjelaskan tentang virus, serta apa dan bagaimana virus tersebut, diantaranya:

A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a computer sistem or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows’. (Fred Cohen)

Virus adalah program yang dibuat oleh seorang programmer dan bersifat merusak. Virus menginfeksi file dengan ekstensi file tertentu, .exe, .com, .txt, .jpg, dan lain sebagainya’. (Virologi.info)

Virus komputer adalah sebuah program kecil yang bisa menggandakan dirinya sendiri dalam media penyimpanan suatu komputer’. (himakomedia.wordpress.com)

Virus adalah program software yang mampu mereproduksi dirinya sendiri dan biasanya mampu menyebabkan kerusakan pada file atau program lain pada komputer yang sama. Virus yang sebenarnya tidak dapat menyebar ke komputer lain tanpa campur tangan manusia’. (yudhieakaburet.wordpress.com)

dan masih banyak lagi yang lainnya… (cukup itu saja, nanti kalo kebanyakan definisi malah tambah bingung..)

Virus komputer baik secara langsung maupun tidak langsung, juga mampu menginfeksi, mengkopi maupun menyebarkan program file yang bisa dieksekusi maupun program yang ada dalam sebuah media penyimpanan (Hardisk, Disket, Flashdisk, CD-Room).

Virus yang terdapat pada komputer hanyalah berupa program biasa, sebagaimana layaknya program-program lain. Tetapi terdapat perbedaan yang sangat mendasar pada virus komputer dan program lainnya. Virus dibuat oleh seseorang dengan tujuan yang bermacam-macam, tetapi umumnya para pembuat virus hanyalah ingin mengejar popularitas dan juga hanya demi kesenangan semata. (www.cert.or.id)

Wah..ternyata banyak sekali definisi-2 / pengertian-2 tentang virus. Tapi dari banyaknya definisi / pengertian tentang virus, dapat disimpulkan bahwa ‘Virus adalah sebuah program yang mampu menggandakan dirinya sendiri dalam media penyimpanan dan bersifat merusak’. Virus bukanlah sesuatu yang terjadi karena kecelakaan ataupun kelemahan perangkat komputer karena pada hakikatnya, semua virus merupakan hasil rancangan intelegensi manusia setelah melalui beberapa percobaan terlebih dahulu layaknya eksperimen-eksperimen ilmiah didalam bidang-bidang lainnya.


Baca Lanjutannya »»